PEMUPUKAN BERIMBANG PADI SAWAH
A. Kebutuhan Hara Tanaman
Tanaman memperoleh makanan dapat berasal dari udara ,
air, tanah, dan unsur-unsur organic sebagai contoh :
1. Dari udara dan air tanah : Karbon (C ) Hidrogen
( H ), oksigen (O)
2. Dari tanah, pupuk buatan dan kotoran
hewan : Nitrogen (N), Pospor (P), Kalium ( K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg),
Sulfur ( S ), Besi (Fe), Mangan (Mn), dan Klorin (Cl), Co ( Kobalt)
Unsur-unsur tersebut memiliki peranan sangat penting
dalam kehidupan tanaman, masing-masing unsure memiliki fungsi yang spesifik dan
tidak dapat digantikan oleh unsure yang lain. Dalam hal peningkatan produksi
pertanian penggunaan pupuk berimbang sangat penting karena dengan pemberian
pupuk yang mengandung unsure N, P, K, S. dapat meningkatkan produksi padi yang
ada.
B. Pengertian Pupuk Berimbang
Pupuk berimbang adalah suatu cara pemberian pupuk
makro (NPKS ) yang seimbang yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kandungan
hara tanah, dengan tetap memperhatikan pemberian unsure hara mikro
yang lain. Untuk kebutuhan pupuk yang mengandung unsur N, P, K, S dapat diambil
dari pupuk kimia, sedang unsure hara
mikro dapat diambil dari pupuk organic/ kandang. Pemupukan berimbang yaitu
pemberian berbagai unsure hara dalam bentuk pupuk untuk memenuhi kekurangan
hara yang dibutuhkan tanaman berdasarkan tingkat hasil yang ingin dicapai dan
hara yang tersedia dalam tanah.
C. Fungsi & Manfaat Pemupukan Berimbang
a. Pupuk Nitrogen (N) yang dapat berupa
Amonium sulfat/ ZA (NH4)2SO4, Urea (CO (NH2)2), Amonium nitrat (NH4NO3).
Fungsi
dari pupuk nitrogen antara lain :
- Merangsang pertumbuhan akar, batang dan
daun
- Membuat warna daun lebih tampak hijau
- Memperbanyak anakan
- Memperbaiki mutu dan jumlah hasil
b. Pupuk P ( Fosfor )
Yang
termasuk pupuk ini adalah super pospat tunggal (ES), Double superfosfat (DS)
dan Triple super fosfat (TSP ), pupuk fosfor sebetulnya juga larut dalam air
tetapi tidak secepat pupuk urea, pupuk ini berfungsi :
- Memperpanjang pertumbuhan akar, sehingga
tanaman mudah menyerap makanan
- Menguatkan batang dan mempercepat proses
pemasakan buah
- Memperbaiki mutu dan jumlah hasil
c. Pupuk K ( Kalium)
Yang
termasuk dalam pupuk kalium adalah pupuk kalium tunggal antara lain kalium
sulfat (ZK), kalium magnesium sulfat.
Fungsi
kalium bagi tanman :
- Memperbaiki pertumbuhan tanaman
- Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap
serangan hama/penyakit
- Memperbaiki mutu hasil
D. Dosis Pupuk Berimbang
Sebagai
Pedoman :
untuk setiap ton gabag yang dihasilkan tanaman padi membutuhkan hara N sekitar
17,5kg, P. seanya 3 kg dan K sebanyak 17kg. agar pemberian pupuk dapat efektif
dan efisien penggunaan pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan
ketersediaan hara dalam tanah. Kebutuhan N tanaman dapat diketahui dengan
mengukur tingkat kehijauan warna daun (BWD ). Pemupukan P dan K disesuaikan
dengan hasil analisis status hara tanah sawah dan kebutuhan tanaman
Kisaran
dosis pemupukan berdasarkan Permentan No.40/OT.140/4/2007
1. Apabila menggunakan pupuk tunggal
Pupuk
|
Tanpa Organik
|
Dengan Jerami
5 Ton/ha
|
Dengan organic 2 ton/ha
|
Urea
|
250-350
|
230-330
|
200-250
|
SP 36
|
50-100
|
50-100
|
25-75
|
Kcl
|
50-100
|
0-50
|
30-80
|
2. Apabila menggunakan kombinasi pupuk
tunggal dan pupuk majemuk Phonska
Pupuk
|
Dosis kg/ha
|
Dosis Kg/Ha
|
Dosis Kg/Ha
|
Phonska
|
200
|
250
|
300
|
Urea
|
185-285
|
170-270
|
150-250
|
Sp36
|
Kurang 15
s/d surplus P
|
Surplus P
|
Surplus P
|
Kcl
|
Kurang 50 s/d cukup K
|
Kurang 40 s/d Surplus K
|
Kurang 35 s/d Surplus K
|
3. Anjuran waktu pemupukan
Pemupukan
I : umur 0-14 hari setelah tanam
Pemupukan
ke II : umur 21-28 hari setelah tanam
Pemupukan ke III : umur 35 hari setelah
tanam hingga primordia
Dosis Pemupukan
1. Pupuk Tunggal
Jenis
Pupuk
|
Takaran
kg/ha
|
Takaran dan Pelaksanaan
|
|||
0
HST
|
7
HST
|
20
HST
|
30
HST
|
||
Urea
|
250
|
75
|
100
|
75
|
|
SP36
|
150
|
150
|
-
|
-
|
-
|
KCL
|
100
|
50
|
-
|
50
|
|
2. Pupuk
Majemuk dan tunggal
Jenis
Pupuk
|
Takaran
kg/ha
|
Takaran
dan Pelaksanaan
|
|||
0
HST
|
7
HST
|
20
HST
|
30
HST
|
||
Urea
|
200
|
60
|
80
|
60
|
|
Ponska
|
300
|
150
|
-
|
150
|
|
3. Pupuk
Majemuk dan tunggal dan organik
Jenis
Pupuk
|
Takaran
kg/ha
|
Takaran
dan Pelaksanaan
|
|||
0
HST
|
7
HST
|
20
HST
|
30
HST
|
||
petroorganik
|
500
|
500
|
|||
Urea
|
200
|
-
|
50
|
50
|
100
|
Ponska
|
300
|
-
|
150
|
150
|
|
Demikian sedikit tentang pemupukan padi sawah yang berimbang, semoga ada manfaatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar